Prosedur pengiriman makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) disusun sebagai pedoman pelaksanaan guna menjamin bahwa makanan yang telah diproduksi di dapur MBG, dengan dukungan penggunaan jenis peralatan dapur MBG yang sesuai standar, dapat dikirim dan diterima oleh sasaran penerima dalam kondisi aman, layak konsumsi, higienis, tepat jumlah, serta tepat waktu, sesuai dengan standar gizi dan ketentuan keamanan pangan yang berlaku.
Prosedur Prosedur Pengiriman Makanan Program MBG

1. Ruang Lingkup
Prosedur ini mencakup seluruh rangkaian kegiatan pengiriman makanan, mulai dari tahap persiapan pengiriman di dapur MBG, proses pengangkutan, hingga penerimaan makanan di lokasi sasaran penerima.
2. Pihak yang Bertanggung Jawab
Pihak-pihak yang terlibat dan bertanggung jawab dalam pelaksanaan pengiriman makanan Program MBG meliputi:
Koordinator dapur MBG
- Petugas pengemasan dan distribusi makanan.
- Penanggung jawab kendaraan pengiriman.
- Petugas penerima makanan di sekolah atau lokasi sasaran.
- Pengawas internal atau tim monitoring Program Makan Bergizi Gratis.
3. Prosedur Pengiriman Makanan
- Persiapan Pengiriman
- 1.Makanan yang telah selesai diproduksi dan dinyatakan memenuhi persyaratan kelayakan distribusi dikemas menggunakan kemasan food grade, bersih, dan tertutup rapat.
- Setiap kemasan wajib diberi label yang memuat informasi jenis menu, tanggal dan waktu produksi, jumlah porsi, serta tujuan pengiriman.
- Dilakukan pengukuran dan pencatatan suhu makanan sebelum proses pengiriman sesuai dengan standar keamanan pangan yang berlaku.
- Jumlah porsi makanan diverifikasi berdasarkan daftar distribusi yang telah ditetapkan.
- Waktu keberangkatan pengiriman dicatat secara tertib dalam formulir distribusi.
- Proses Pengangkutan
- Pengiriman makanan dilaksanakan menggunakan kendaraan yang bersih, layak, dan dikhususkan untuk pengangkutan pangan.
- Makanan ditempatkan dalam sarana angkut yang sesuai, antara lain food trolley, cooler box, atau box thermal, guna menjaga mutu dan suhu makanan.
- Makanan dilarang dicampur dengan barang non-pangan atau bahan lain yang berpotensi menimbulkan kontaminasi.
- Selama proses pengangkutan, durasi pengiriman dikendalikan agar mutu dan suhu makanan tetap terjaga hingga tiba di lokasi tujuan.
- Penerimaan di Lokasi Sasaran
- Petugas penerima melakukan pemeriksaan terhadap kondisi fisik kemasan dan kebersihan makanan pada saat kedatangan.
- Dilakukan pengukuran suhu makanan pada saat penerimaan untuk memastikan kesesuaian dengan standar yang ditetapkan.
- Jumlah porsi makanan diverifikasi berdasarkan daftar distribusi yang telah ditentukan.
- Waktu kedatangan serta kondisi makanan dicatat dalam formulir serah terima makanan.
- Apabila ditemukan ketidaksesuaian, petugas penerima wajib segera melaporkan kepada koordinator dapur MBG untuk dilakukan tindak lanjut.
4. Standar Keamanan dan Mutu
Dalam pelaksanaan pengiriman makanan Program MBG wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut:
- Suhu makanan panas minimal ≥60°C dan suhu makanan dingin maksimal ≤5°C.
- Kemasan makanan harus dalam kondisi utuh, bersih, dan tidak mengalami kebocoran.
- Proses pengiriman dilakukan dalam waktu sesingkat mungkin guna mempertahankan mutu makanan.
- Seluruh petugas yang terlibat wajib menggunakan alat pelindung diri (APD) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
5. Dokumentasi dan Pelaporan
Setiap kegiatan pengiriman makanan Program MBG wajib didokumentasikan secara lengkap dan tertib melalui:
- Daftar periksa (checklist) pengiriman makanan.
- Formulir serah terima makanan.
- Dokumentasi kegiatan berupa foto dan/atau video.
- Laporan pengiriman harian serta rekapitulasi berkala.
6. Tindak Lanjut Ketidaksesuaian
Apabila dalam pelaksanaan pengiriman makanan ditemukan ketidaksesuaian, maka dilakukan langkah-langkah tindak lanjut sebagai berikut:
- Melakukan pencatatan dan pelaporan kejadian secara resmi dan tertulis.
- Melaksanakan penarikan serta penghentian distribusi makanan yang dinyatakan tidak layak konsumsi.
- Melakukan evaluasi terhadap penyebab terjadinya ketidaksesuaian.
- Melakukan perbaikan prosedur serta pelaksanaan pelatihan ulang bagi petugas pengiriman apabila diperlukan.
Kesimpulan
Prosedur pengiriman makanan Program Makan Bergizi Gratis merupakan bagian integral dalam menjamin keberhasilan pelaksanaan program. Penerapan prosedur ini secara disiplin, konsisten, dan terdokumentasi dengan baik akan memastikan bahwa makanan diterima oleh sasaran penerima dalam kondisi aman, bergizi, dan tepat waktu.
