cara gunakan mesin vacuum fryingcara gunakan mesin vacuum frying

Bagi pelaku usaha camilan, terutama keripik buah dan sayur premium, memahami cara gunakan mesin vacuum frying adalah langkah penting sebelum mulai produksi. Mesin ini memang menawarkan hasil yang jauh lebih baik daripada penggorengan biasa warna lebih cerah, rasa lebih natural, dan tekstur lebih renyah. Tapi karena teknologinya berbeda, pengguna baru sering bingung bagaimana cara pengoperasiannya yang benar.

Kalau kamu baru membeli alat penggoreng keripik buah atau sedang mempelajari penggunaannya sebelum memulai usaha, artikel ini akan sangat membantu. Penggunaan mesin perlu dilakukan dengan langkah yang tepat agar hasilnya maksimal sekaligus memastikan mesin tetap awet dalam jangka panjang.

Cara Gunakan Mesin Vacuum Frying

Vacuum frying bekerja dengan menggoreng bahan makanan pada suhu rendah dalam kondisi tekanan rendah. Proses ini membutuhkan tahap-tahap tertentu agar perangkat berjalan optimal. Berikut panduan lengkap cara menggunakannya.

1. Persiapkan Bahan dan Mesin

Sebelum menyalakan mesin, pastikan bahan yang akan digoreng sudah siap. Misalnya, untuk keripik buah:

  • Buah sudah dicuci bersih
  • Sudah diiris dengan ketebalan konsisten
  • Sudah direndam dan ditiriskan sesuai resep

Selain itu, pastikan mesin dalam kondisi bersih, tabung tidak ada sisa minyak lama, dan pompa vakum bekerja normal. Cek juga minyak goreng minyak harus dalam kondisi jernih dan cukup volumenya.

2. Nyalakan Mesin dan Panaskan Minyak

Setelah mesin siap, hidupkan burner atau elemen pemanas untuk memanaskan minyak. Biasanya, mesin vacuum frying bekerja pada suhu antara 60–90°C, tergantung jenis bahan yang digoreng.

Pastikan suhu tidak melebihi batas, karena suhu terlalu tinggi bisa menyebabkan warna buah menggelap atau kehilangan rasa asli. Mesin vacuum frying biasanya sudah dilengkapi panel kontrol yang memudahkan kamu memantau suhu secara akurat.

3. Masukkan Bahan ke Dalam Basket Penggorengan

Setelah suhu stabil, masukkan irisan bahan ke dalam basket penggorengan. Jangan memenuhi basket terlalu penuh agar proses penggorengan merata.

Perhatikan hal berikut:

  • Pastikan irisan tidak saling menempel terlalu rapat
  • Jangan memaksakan kapasitas mesin
  • Sebaiknya pisahkan bahan berdasarkan jenis buah/sayur

Setelah bahan tersusun rapi, masukkan basket ke dalam tabung penggorengan.

4. Tutup Mesin dan Aktifkan Sistem Vakum

Langkah berikutnya adalah menutup tabung dan mengaktifkan pompa vakum. Pada tahap ini, mesin akan mulai mengurangi tekanan di dalam tabung hingga mencapai titik vakum tertentu.

Hal yang perlu kamu perhatikan:

  • Pastikan indikator tekanan menunjukkan angka sesuai standar mesin
  • Tidak ada suara mendesis yang menandakan kebocoran udara
  • Pompa vakum bekerja stabil tanpa getaran berlebih

Ketika tekanan sudah turun ke level yang ideal, proses penggorengan otomatis berjalan lebih efisien.

5. Proses Penggorengan Berjalan

Saat mesin sudah berada dalam kondisi vakum, minyak akan menggoreng bahan pada suhu rendah. Proses ini biasanya berlangsung lebih lama dibanding penggorengan biasa, yaitu sekitar 30–90 menit tergantung bahan dan ketebalan irisan.

Keunggulan proses ini:

  • Warna tetap cerah
  • Tekstur lebih renyah
  • Bahan tidak gosong
  • Kandungan minyak lebih rendah

Selama proses ini berlangsung, kamu cukup memantau suhu dan tekanan melalui panel kontrol.

6. Lepaskan Tekanan dan Angkat Basket

Setelah bahan matang, matikan pemanas dan biarkan mesin melepaskan tekanan vakum secara perlahan (depressurizing). Penting untuk tidak membuka tabung saat masih bertekanan karena bisa membahayakan dan merusak mesin.

Setelah tekanan kembali normal, buka tabung dengan aman dan angkat basket berisi keripik.

7. Tiriskan di Spinner (Peniris Minyak)

Walaupun vacuum frying menghasilkan keripik yang lebih rendah minyak, proses penirisan tetap diperlukan. Gunakan spinner untuk menghilangkan sisa minyak secara maksimal.

Keripik yang ditiriskan dengan baik akan:

  • Lebih renyah
  • Lebih tahan lama
  • Tidak berminyak saat dikemas

Setelah ditiriskan, biarkan keripik dingin sebelum masuk tahap pengemasan.

8. Bersihkan Mesin Setelah Digunakan

Langkah terakhir yang tidak kalah penting adalah membersihkan mesin setelah selesai produksi. Sisa minyak, potongan kecil buah, dan uap air bisa menumpuk jika tidak dibersihkan. Ini bisa memengaruhi performa mesin dan umur pakainya.

Bagian yang wajib dibersihkan:

  • Tabung penggorengan
  • Basket
  • Tangki minyak
  • Kondensor
  • Area sekitar pompa vakum

Perawatan harian akan membuat mesin tetap optimal dan mencegah kerusakan dini.

Kesimpulan

Memahami cara gunakan mesin vacuum frying dengan benar dapat membantu kamu menghasilkan keripik berkualitas tinggi dan menjaga mesin tetap awet. Mulai dari mempersiapkan bahan, mengatur suhu, memastikan tekanan vakum stabil, hingga proses penirisan dan pembersihan, semuanya harus dilakukan dengan hati-hati.

Mesin vacuum frying memang memberikan hasil yang jauh lebih baik daripada penggorengan biasa. Jadi, kalau kamu ingin memproduksi keripik premium dengan warna cerah, rasa natural, dan tekstur renyah, penggunaan mesin ini bisa jadi pilihan terbaik untuk usaha camilanmu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *